Selamat datang, lindungi harta benda anda dgn asuransi pilihan tanyakan dengan admin ? yang mau kirim artikel untuk ditayangkan diperkenan dan laporkan apabila ada link yang rusak atas kunjungan dan kerjasama anda diucapkan terima kasih

Minggu, 06 November 2011

Surety Bond, reviews

Hallo apa kabar teman-teman ? semoga anda sehat walafiat amiin.Berikut ini mari kita bahas sepintas saja ya yang penting bisa dipahami hanya untuk menambah perbendaharaan pustaka teman teman disini mari kita bahas tentang Surety Bond..... apakah surety bond tersebut mari kita baca sama sama ya......


Berkaitan dengan adanya pertanyaan dari pembaca asuransioke maka berikut ini saya carikan keterangan singkat tentang surety bond, sebagai berikut


sumber gbr : puri.a
SURETY BOND adalah suatu bentuk penjaminan yang biasanya pihak Obligee (pemilik pekerjaan/proyek) meminta Surat Jaminan dari Principal (kontraktor/pemborong) dengan maksud untuk menyatakan kesungguhan Principal  dalam melaksanakan pekerjaannya sesuai kontrak/perjanjian yang telah disepakati. Jaminan itu diberikan oleh Penjamin (Surety) yang diterbitkan oleh Lembaga Keuangan Non Bank yaitu Perusahaan Asuransi yang memiliki program Surety Bond.



Surety Bond merupakan perjanjian tambahan dari perjanjian pokok (kontrak/perjanjian) antara Principal/kontraktor dan Obligee/pemilik proyek, yang menyebutkan apabila Principal gagal/tidak dapat memenuhi kewajibannya terhadap Obligee maka Surety akan membayar kepada Obligee kerugian yang diderita dengan maksimal sebesar nilai jaminan yang diterbitkan.

Perikatan dalam penerbitan Surety Bond adalah merupakan perikatan tanggung renteng atau tanggung menanggung dimana pihak penjamin (Surety) akan membayar kerugian dengan uang tunai apabila telah jelas adanya kerugian dan untuk itu telah ada tuntutan klaim/pencairan jaminan. Disisi lain Principal dengan adanya Persetujuan Ganti Rugi kepada Surety (Indemnity Agreement) akan membayar kembali kepada Surety yaitu jumlah kerugian yang telah dibayarkan oleh Surety kepada Obligee.

Surety Bond tergolong dalam Financial Guarantee yang umumnya dilakukan oleh Perbankan dimana pemberian jaminan dilaksanakan dengan 2 (dua) sifat penjaminan, yaitu:

 1.   Jaminan Bersyarat (Conditional Bond)

    Jaminan hanya akan dicairkan setelah diketahui sebab-sebab dari pencairan tersebut dan Penjamin hanya wajib mengganti sebesar kerugian yang diderita oleh Obligee.

    Surety Bond bersifat Conditional karena penerbitan jaminan yang dilakukan oleh Perusahaan Asuransi berbeda dengan Bank Garansi yang memiliki hak istimewa tanpa meminta agunan.

    Hal ini dimungkinkan karena Perusahaan Asuransi sebagai Penjamin dapat melakukan perjanjian ganti rugi kepada Principal. Perjanjian ganti rugi tersebut ditandatangani oleh Principal bersama Indemnitornya sebelum atau pada saat diterbitkan jaminan surety bond. Hal tersebut dimaksudkan bahwa setiap pencairan jaminan yang dibayarkan kepada Obligee harus dipertanggung jawabkan kepada semua pihak dan atas dasar itulah maka Principal dan Indemnitornya bersedia membayar kembali pencairan yang telah dilaksanakan oleh penerbit jaminan.
    Untuk itu dalam hal tuntutan pencairan jaminan harus dibuktikan terlebih dahulu kerugian yang terjadi atau adanya Loss Situation serta telah diadakan Pemutusan Hubungan Kerja secara resmi antara pemilik pekerjaan dan kontraktor.

Hal-hal yang perlu diteliti sebagai dasar penentuan pencairan jaminan adalah:

        - Sebab-sebab tidak terpenuhi atau dilaksanakannya perjanjian
        - Hak dan kewajiban masing-masing pihak
        - Prestasi dan pekerjaan yang sudah dilaksanakan
        - Jumlah kerugian yang diderita oleh pihak Obligee/pemilik proyek.


2.    Jaminan Tanpa Syarat (Unconditional Bond)

    Jaminan akan dicairkan apabila ketentuan dalam kontrak tidak dipenuhi tanpa harus membuktikan kegagalan (Loss Situation). Jaminan ini biasanya diberikan oleh pihak Perbankan kepada nasabahnya (Bank Garansi).
    Dalam pemberian jaminan, Bank pada umumnya meminta agunan yang cukup sebagai pendukung jaminan. Selain itu juga masih diminta setoran jaminan uang tunai (kolateral) dalam jumlah tertentu yang harus disimpan di Bank tersebut tanpa bunga dan baru dapat dicairkan setelah Bank Garansi berakhir.
    

 Jenis Jaminan yang digolongkan dalam Surety Bond adalah sebagai berikut:

  1.   Jaminan Penawaran (Bid Bond)

    Jaminan yang diterbitkan oleh Perusahaan Asuransi (Surety) untuk menjamin Obligee bahwa Principal pemegang Bid Bond telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh Obligee untuk mengikuti pelelangan/tender tersebut dan apabila Principal memenangkan pelelangan/tender maka akan sanggup untuk menutup Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan dengan Obligee.
    Besarnya Nilai Jaminan adalah prosentase tertentu dari Nilai Penawaran Principal (Nilai Jaminan tidak mencerminkan Nilai Proyek itu sendiri), Nilai Jaminan tersebut Penal Sum yang merupakan Nilai Maksimum dalam Bid Bond dan berkisar antara 1% s/d 3% dari Nilai Penawaran Proyek (sesuai dengan Keppres RI No.80 Tahun 2003)
    Jaminan Penawaran hanya berlaku pada saat pelelangan/tender.


2.    Jaminan Pelaksanaan (Performace Bond)

    Jaminan yang diterbitkan oleh Perusahaan asuransi (Surety) untuk menjamin Obligee bahwa Principal akan dapat menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh Obligee sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang diperjanjikan dalam kontrak pekerjaan dan juga sebagai syarat dalam penanda tanganan kontrak kerja bagi pemenang lelang/tender.
    Besarnya Nilai Jaminan (Penal Sum) Pelaksanaan adalah prosentase tertentu dari Nilai Kontrak Proyek itu sendiri yaitu antara 5% s/d 10% dari Nilai Proyek/Pekerjaan.
    Jaminan Pelaksanaan berlaku hingga Principal melaksanakan pekerjaan/kewajibannya dengan baik sesuai kontrak.


3.     Jaminan Pembayaran Uang Muka (Advance Payment Bond)

    Jaminan ini juga sebagai syarat bila Principal mengambil Uang Muka untuk tujuan memperlancar pembiayaan proyek yang dikerjakannya.
    Besarnya Nilai Jaminan adalah prosentase tertentu dari Nilai Kontrak Proyek itu sendiri, yaitu sebesar 20% dari Nilai Kontrak Proyek.


4.    Jaminan Pemeliharaan (Maintenance Bond)

    Jaminan yang diterbitkan Oleh Perusahaan asuransi (Surety) untuk menjamin Obligee bahwa Pricipal akan sanggup  untuk memperbaiki kekurangan/kerusakan yang mungkin timbul selama masa pemeliharaan setelah Pelaksanaan pekerjaan selesai sesuai dengan yang diperjanjikan dalam kontrak.

review dari www.asuransipuriasih.net/Surety-Bond-%28Surat-Jaminan%29.php

    
 Nah itu saja ya keterangan sederhana untuk surey bond semoga bisa bermanfaat .... atas kunjungan anda diucapkan terima kasih,,,,,

Jika ada pertanyaan kirim ke email admin anda di prend_72@yahoo.com


Setelah membaca artikel di atas kasih komentar ya Gan, terima kasih.... seringlah mampir kembali...


Tidak ada komentar:

Pengikut